Cobham akan mengirimkan sejumlah unit Peluncur Rudal / Missile Eject Launcher (MEL) ke KAI pada tahun 2020 untuk pesawat tempur KF-X, yang ditargetkan mulai beroperasi pada tahun 2025. Alat ini aadalah long stroke ejection system yang sangat kuat yang memungkinkan pengangkutan dan pelepasan rudal udara-ke-udara jenis Meteor atau AMRAAM tanpa perubahan peran”, ujar Vice President, GM dari Cobham Mission Systems Wimborne, Ken Kota.
| KFX/IFX |
Korea Selatan menjalankan rencana pembuatan pesawat ini di tahun 2000-an untuk menggantikan armada jet F-4 dan F-5 yang telah menua, dan secara resmi meluncurkan program jet tempur KF-X senilai US $ 7,7 miliar pada awal 2016. Indonesia merupakan mitra, berbagi 20 persen dari total biaya.
Lembaga Program Akuisisi Pertahanan Korea Selatan (DAPA) bertujuan untuk menyelesaikan pengembangan pesawat terbang pada tahun 2026 dan dilanjutkan dua tahun operasi uji kemampuan. Korea Selatan berencana mendapatkan sekitar 120 pesawat tempur KF-X.
| Missile Eject Launcher untuk KFX |
Kini Korea Selatan juga berfokus pada pengembangan radar AESA buatan dalam negeri, elemen inti untuk jet tempur stealth generasi 4.5 yang dibayangkan. AESA singkatan dari active electronically scanned array.
Pada tahun 2016, Badan Pembangunan Pertahanan (ADD) yang dikelola negara menandatangani kontrak dengan Hanwha Thales, sebuah perusahaan pertahanan setempat yang kemudian mengganti nama menjadi Hanwha Systems, untuk pembuatan radar. ADD memiliki kesepakatan terpisah untuk mendapatkan bantuan dari Elta Systems Israel dalam menguji prototipe-nya.
| Prototype Radar AESA pesawat tempur KFX |
Radar AESA sudah dibuat oleh Hanwha Systems yang dibantu oleh Elta Systems Israel. Sistem peluncur dan pengangkut senjata mulai disiapkan oleh Cobham Mission Systems, Wimborne, Inggris, yang mampu membawa senjata utama rudal Meteor dan AMRAAM. Kini Korea Selatan sedang berusaha melengkapi sistem senjata KFX, untuk menjadi pesawat modern dan tangguh.
| Follow @militerhankam |
0 Comment "Prototype Jet tempur KFX/IFX Dibekali Radar AESA Dan Sistem Peluncur Rudal Canggih"
Posting Komentar