Yang menarik adalah, menurut officer PT PAL yang ikut dalam pameran Balt Military Expo 2016 di Gdansk, Polandia, PT PAL akan mengembangkan KCR-60 dengan sejumlah industri di dalam negeri dan juga dengan Polandia. PT PAL ingin bisa membuat KCR ini bisa diandalkan dan dibanggakan.
| (ORP-Orkan-241) Kapal Cepat Rudal 60 Meter milik angkatan laut Polandia |
Dengan kedua informasi tersebut, kita akan lacak, kira-kira KCR-60M model apa yang akan dikembangkan PT PAL pada Bacth II ?.
Jika dikaitkan dengan Polish Navy (AL Polandia), mereka memiliki kapal patroli yang sedikit lebih kecil dari KCR-60 namun dipersenjatai dengan rudal modern.
Kapal itu adalah Orkan-class fast attack craft yang bergabung ke AL Polandia pada tahun 1992. Kapal ini sudah tua dan hasil kerjasama Polandia dengan Jerman Barat. Bobot kapal : Displacement: 369 tonnes, 48.90 m, 8.65 m dan 2.15 m. Namun kapal ini dilengkapi dengan peluru kendali canggih RBS-15 Mk. III anti-ship missiles. Kapal ini bisa mengangkut 8 rudal, namun dalam operasi sehari hari, biasanya mengangkut 4 rudal. Kecil tapi powerful.
Salah satu faktor mengukur kecanggihan / kehebatan kapal adalah, berapa rudal / peluncur rudal yang bisa diangkut kapal tersebut. Kapal ini memiliki 8 peluncur. Artinya jika kondisi perang, 4 rudal yang biasa diangkut sehari-hari bisa dilipatgandakan menjadi 8.
Polandia juga memasang radar Swedia di kapal ini : Sea Giraffe 3-D radar. Giraffe 3-D radar, dan RBS-15 tidak asing bagi Indonesia.
| ORP-Orkan |
(Dengarkan komentar Officer PT PAL pada bagian akhir video)
| Follow @militerhankam |
KCR60M Rudal Brahmos
BalasHapusBaguslah teruskan inovatif dg negara pecahan uni sovyet, agat dpt tot dan tambah ilmu perkapalan KCR 60 dg gotongan yg menakutkan. Salam...
BalasHapus