Untuk kawasan Asia Tenggara Indonesia menempati kekuatan paling atas. Indonesia juga ada di atas Italia (16), Mesir (18), Thailand (29), Vietnam 21, Singapura (26), Malaysia (36)
| HUT TNI |
Pakistan meskipun menjadi negara senjata nuklir masih menempati urutan 15 karena kekuatan militer didukung ekonomi yang rapuh dan lemah yang nyaris tidak dapat mempertahankan perang dua hari melawan India.
GFP mengatakan daftar mencakup total 126 negara dengan pemeringgkatan mempertimbangkan 50 kriteria, seperti sumber daya alam, ukuran geografis dan kekuatan ekonomi.
Hal yang perlu diingat dalam penentuan peringkat adalah
- Kemampuan Nuklir tidak diperhitungkan
- Faktor geografis mempengaruhi peringkat akhir
- Ranking tidak semata-mata bergantung pada jumlah senjata yang tersedia
- Sumber daya alam ketergantungan (penggunaan / produksi) diperhitungkan
- Amerika Serikat
- Rusia
- China
- India
- Inggris Raya
- France
- Korea Selatan
- Jerman
- Jepang
- Turki
- Israel
- Indonesia
- Australia
- Kanada
- Taiwan
Main Power
- Total Population: 255,933, 674
- Available Manpower: 130,000,000
- Fit for Service: 107,540,000
- Reaching Military Age Annually: 4,500,000
- Active Frontline Personnel: 476,000
- Active Reserve Personnel: 400,000
- Tanks: 468
- Armored Fighting Vehicles (AFVs): 1,089
- Self-propelled Guns (SPGs): 37
- Towed-Artillery: 80
- Multiple-Launch Rocket Systems (MLRSs): 86
- Total Aircraft: 420
- Fighters/Interceptors: 58
- Fixed-Wing Attack Aircraft: 108
- Transport Aircraft: 170
- Trainer Aircraft:108
- Helicopters: 152
- Attack Helicopters: 5
- Total Naval Strength: 221
- Aircraft Carriers: 0
- Frigates: 6
- Destroyers: 0
- Corvettes: 10
- Submarines: 2
- Coastal Defense Craft: 66
- Mine Warfare: 12
| Tweet |
Bagi saya TNI terbaik dari yang terbaik. Pasukan asing kuat karena teknologi.
BalasHapusmau jadi nomer berapapun kemampuan TNI yang sesungguhnya tidak di ketahui oleh umum.
BalasHapusiya TNI terbaik, tetapi tingkatkan lagi skill dan perbanyak alutsistanya agar kita menjadi diantara 10 peringkat.. dan saran saya beli dari rusia karena negara itu tulus sahabatan dari zaman pak soekarno, dan bangsa2 lain tidak memandang sebelah mata lg kepada kita..
BalasHapusTni jadilah diri sendiri,jagan besar di mulut tapi besar di mata seperti di jaman sukarno di era 1950.
BalasHapuskembangkan terus alutsista produk dalam, dan jangan lupa rudal rx-550 hatus terus dipercanggih
BalasHapusDigdayalah TNI ... Jaya Di Udara, Di Laut dan Di Darat terus kembangkan kemampuan personil dan alutsista dalam negeri, kami rakyat selalu mendukungmu.
BalasHapus