| Kapal pemburu ilegal fishing rancangan PT PAL |
Dijelaskan Direktur Utama PT PAL, Firmansyah, kapal patroli tersebut nantinya bisa mengejar kapal-kapal pelaku pencurian ikan di wilayah nusantara. Tak hanya itu, kapal dengan panjang 140 meter ini nantinya dapat dimanfaatkan sebagai rumah sakit terapung hingga sarana karantina dan penelitian.
"Rancangan awal yang kami tawarkan telah disetujui Ibu Susi. Bisa dibilang, rancangan kapal ini adalah penyempurnaan dari desain kapal perang jenis Strategis Sealift Vessel (SSV), yang dirancang untuk memenuhi pesanan militer Filipina," ungkap Firmansyah, Kamis (11/2), dalam forum perikanan yang berlangsung di Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Jakarta.
Firmansyah pun mengaku, hingga kini pihaknya masih terus berkoordinasi dengan Menteri Susi terkait produksi kapal induk ini, termasuk soal harga. "Ini masih desain. Kita nanti mau ngobrol soal kapal ini sama Bu Menteri," tukasnya.
| Follow @militerhankam |
Seberapa cepatpun kapal yg dibuat, kalau masih menggunakan Mesin diesel sama aja bo'ong...mending bikin kapal pemburu dengan penggerak tenaga nuklir...dijamin maling tdk terkutik...karena kl dengan tenaga nuklir tuh maling bisa dikejar....karena energi nuklir tidak terbatas.....
BalasHapus