![]() |
| Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Ida Bagus Putu Dunia |
“Pesawat jenis BE 200 ini andal untuk kawasan perairan. Amfibi ini dapat mendarat di laut sehingga pelaku ‘illegal fishing’ sulit melarikan diri,” kata Kapala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Ida Bagus Putu Dunia saat jumpa pers Rapim TNI 2015, di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (22/12).
Pesawat ini, katanya, dilengkapi dengan persenjataan dan bisa membawa tim serta bawa peralatan, bahkan bisa membawa bom air untuk pemadaman kebakaran. “Presiden Joko Widodo pun setuju dengan usulan pembelian pesawat tersebut,” kata KSAU.
| Jet Amphibi Beriev BE 200 Altair |
Presiden Joko Widodo (Jokowi), kata Marsetio, menyetujui pengadaan pesawat ini. “Presiden minta agar masalah kekuatan patroli langsung diajukan ke beliau,” katanya dikutip Antara.
Sebelumnya Presiden Jokowi mengaku geram dengan ulah kapal asing yang memasuki perairan Indonesia dan mencuri ikan. Ia kemudian memerintahkan Kementerian Keuangan RI untuk membeli kapal laut, sebagai kebutuhan operasional menjaga wilayah perairan Indonesia.
Kapal-kapal itu, kata Kepala Negara, mengoptimalkan tugas TNI dan Polri yang bertugas menjaga wilayah perbatasan. Jumlah kapal disesuaikan dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). (harianterbit.com)
| Follow @militerhankam |

0 Comment "Berantas Illegal Fishing, TNI AU Akan Membeli Pesawat Amfibi Beriev BE 200 Altair Buatan Rusia"
Posting Komentar