Indonesia akan membeli sistem persenjataan kapal selam dari Italia untuk melengkapi persenjataan kapal selam KRI Nagapasa.
Sekjen Kementerian Pertahanan, Dr. Widodo mengatakan kepada Metrotvnews.com, KRI Nagapasa akan tiba di Indonesia akhir bulan Agustus 2017. Namun, KRI Nagapasa belum dilengkapi sistem persenjataan.
![]() |
| Nagapasa 403 |
Black Shark merupakan torpedo kelas berat yang diproduksi oleh Whitehead Sistemi Subacquei (WASS), Finmeccanica Company, Italia. Torpedo Black Shark dijuluki monster laut dan diberi label IF21.
Torpedo torpedo kelas berat merupakan hasil penelitian dan teknologi Italia dengan keunggulan elektro-akustik yang dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan Angkatan Laut Italia.
![]() |
| Black Shark Torpedo |
Torpedo Black Sharik dibuat untuk menetralisir ancaman target permukaan ataupun bawah laut. Black Shark adalah wire-guided torpedo dengan menggunakan kabel serat optik sehingga selama dalam peluncuran tetap dapat melakukan komunikasi untuk mengirim dan menerima data penting untuk kesuksesan misi.
Torpedo kelas berat Black Shark memiliki panjang sekitar 6 meter, diameternya sekitar 533 mm, sangat tidak bersuara dan bisa bekerja dalam mode bimbingan diri sendiri (self-guidance mode) saat langkah terakhir dalam menyelesaikan misi. Versi yang paling inovatif dari torpedo ini, sumber dayanya dilengkapi dengan baterai Lithium-Polimer baru.
![]() |
| Nagapasa 403 |
Indonesia memesan tiga kapal selam DSME 209/1400 class dari galangan kapal Daewoo Shipbuilding & Marine Engineering, Korea Selatan. Kapal selam kedua, yakni KRI Ardadedali-404 diharapkan tiba di tanah air pada akhir tahun 2017. Adapun kapal selam ketiga, akan dirakit di PT PAL, Surabaya, Indonesia. Modul-modul yang dibuat DSME, akan diintegrasikan di Indonesia, sebagai bagian dari kesepakatan transfer teknologi. Kapal selam ketiga ini, diharapkan menjadi batu loncatan Indonesia, dalam membangun kapal selam secara mandiri.
| Follow @militerhankam |



semoga naga pasa beranak pinak, agar menjadikan NKRI jaya dilautan dan dpt melindungi semua WNI yg berada di manapun
BalasHapus