Tank Black Tiger Akan Diproduksi Masal, Pindad Akan Rakit Sendiri Mulai Turret, Mesin, Dan Roda Besi

Pindad telah mampu rancang bangun Tank sekelas medium yang dibangun bersama dengan FNSS Turki, sebanyak 100 tank akan diproduksi masal pada 2018, Turret, Mesin, Dan Roda Besi akan dirakit sendiri oleh teknisi PT Pindad, Tank ini akan digunakan menggantikan tank Saladin TNI yang sudah cukup tua.

Tank ini berukuran lebih kecil, tetapi memiliki berbagai kelebihan. Tank ini dilengkapi dengan menara CMI Defence Belgia untuk dua orang dipersenjatai dengan 105mm rifled gun dengan loader otomatis dan senapan mesin co-aksial 7.62mm sebagai persenjataan utama.

Untuk terlibat pada target stasioner dan bergerak menggunakan probabilitas tembakan putaran tinggi, sistem pengendalian tembakan menggunakan komputerisasi diinstal; komandan dan penembak keduanya dilengkapi dengan stabilised day/night sights menggabungkan pengintai laser.
Tank Kaplan MT/Black Tiger (FNSS - Pindad)
Tank Kaplan MT/Black Tiger (FNSS - Pindad)
Komandan juga dilengkapi dengan sistem pengamatan panorama untuk memungkinkan memburu dan membunuh target.

Tank ini menggunakan mesin diesel performa tinggi digabungkan dengan transmisi otomatis yang dikontrol secara elektronik dan sistem pendingin untuk memungkinkan MMWT beroperasi di lingkungan suhu tinggi.

Kecepatan tank ini maksimal 70 km / jam, daya jelajah hingga 450 km dan rasio power to weight 20hp / ton dengan berat kotor kendaraan sekitar 35 ton.

Baseline lambung adalah baja dilas dengan paket armor appliqu dapat dipasang untuk tingkat perlindungan yang lebih tinggi.

Sebagaimana ditulis IHS Jane Selasa 1 November 2016, di bagian bawah dipasang perlindungan ranjau, seperti sistem deteksi tembakan dan penindasan.

Perlengkapan standar mencakup sistem AC, kamera untuk kesadaran situasional dan unit daya tambahan yang memungkinkan semua subsistem bisa dijalankan jika mesin diesel utama dimatikan.
Black Tiger
Black Tiger (foto: instagram)
Peran MMWT tidak untuk melawan tank tempur utama yang memiliki senjata yang lebih berat dan dilindungi tetapi untuk terlibat dengan ancaman yang lebih ringan seperti platform pengintaian, kendaraan tempur infanteri, operator pasukan dan kendaraan tempur dukungan.

Tank ini juga dapat digunakan untuk mendukung infanteri dalam peran tembakan langsung, dengan meriam 105mm yang digunakan untuk melawan pillbox dan hambatan medan perang lainnya.

Berat yang ringan dan low profile memungkinkan untuk digunakan di daerah-daerah yang tidak dapat diakses oleh MBT tradisional yang saat ini biasanya beratnya lebih dari 70 ton.

3 Comments

  1. Kalau bisa rancangan Pindad sendiri, buatan pindad sendiri, asli buatan lokal gitu lohh, ini tank 100% buatan Turki gitu kok ?? pindad cuman beli doang gak ada yang dibanggainn lahh

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tapi ya lumayan lah setidaknya dapet alih teknologi ssob

      Hapus
  2. Iya tuh mana asli buatan Indonesia, ngomong2 gimana kabarnya Tank SBS Min ????

    BalasHapus