Indonesia Berminat Beli Su-35, Kemungkinan Beli Hingga 16 Pesawat

Moskow – Indonesia berniat membeli dari Rusia delapan pesawat tempur multirole superior Su-35 yang baru, yang kemudian jumlahnya bisa meningkat menjadi 16, ujar Duta Besar Indonesia untuk Rusia Mohamad Wahid Supriyadi, kepada Sputnik dalam sebuah wawancara 4/8/2017.

Rusia dan Indonesia telah melakukan negosiasi selama dua tahun terakhir memasok sejumlah pesawat tempur Su-35 modern. Direktur Perusahaan Negara untuk Kerjasama Internasional dan Departemen Kebijakan regional, Rostec, Rusia, Viktor Kladov sebelumnya mengatakan kepada Sputnik, Moskow dan Jakarta telah mencapai keputusan prinsip mengenai pembelian pesawat terbang.
Su-35
Su-35
Su-35 adalah pesawat tempur super-manuver multi-role dari generasi 4 ++, yang dilengkapi dengan mesin thrust-vectoring, memastikan superioritas pesawat terbang terhadap jet lain dengan tipe yang sama.

“Kami hanya memiliki rencana pembelian delapan pesawat sejauh ini, namun, mungkin, seiring berjalannya waktu, kami akan meningkatkan jumlahnya menjadi 16. Kami sudah memiliki satu skadron Su-25 Rusia,” kata Duta Besar Indonesia untuk Rusia, Mohamad Wahid Supriyadi.

Dia menambahkan bahwa perundingan Rusia-Indonesia mengenai persediaan Su-35 berada pada tahap akhir, dengan ‘momen teknis’ sedang dikoordinasikan.

Menteri Perdagangan Indonesia Enggartiasto Lukita menyatakan harapannya untuk segera menyelesaikan pembicaraan dengan pihak Rusia mengenai pembelian pesawat tempur Su-35.

“[Kesepakatan akhir akan siap] sesegera mungkin, cross your fingers (semoga terlaksana). Ada beberapa dokumen yang harus diselesaikan untuk kedua negara, penjual dan pembeli. Dan juga beberapa rincian teknis yang harus dipecahkan berdua. Penyelesaian itu tergantung pada Rusia dan juga menteri pertahanan. Hanya rincian teknis yang harus diselesaikan, sebenarnya sudah dilakukan, “kata Lukita kepada wartawan di forum bisnis Rusia-Indonesia di Moskow.

Jakarta juga mempertimbangkan dengan seksama pembelian sistem pertahanan udara Rusia, namun negara tersebut tidak berencana mengakuisisi sistem pertahanan udara S-300 atau S-400 dalam waktu dekat, ujar Duta Besar RI untuk Rusia, Wahid Supriyadi menambahkan.

“Kami belum mempertimbangkan kemungkinan untuk membeli sistem khusus ini, namun Kementerian Pertahanan kami benar-benar tertarik untuk memperoleh teknologi baru. Sistem pertahanan udara Rusia adalah fokus perhatian kami, namun saya tidak dapat mengatakan apapun mengenai sistem ini [S-300 , S-400], “kata duta besar tersebut.

Presiden Rusia Vladimir Putin dan mitranya dari Indonesia Joko Widodo sepakat pada bulan Mei 2016 untuk memperkuat kerja sama industri pertahanan antara negara mereka.

Pada bulan Juni, perusahaan negara Rostec Rusia menyelesaikan sebuah kontrak mengenai pengiriman pesawat tempur multirole Su-35 ke Indonesia. CEO eksportir senjata Rusia, Rosoboronexport, Alexander Mikheev mengatakan kepada Sputnik pada bulan Juli bahwa pihaknya sedang dalam pembicaraan mengenai pemberian pinjaman ke Jakarta untuk pengiriman jet tersebut.

S-300 adalah sistem rudal permukaan-ke-udara jarak jauh Rusia, yang dikembangkan untuk bertahan melawan rudal pesawat terbang dan jelajah. S-400 adalah generasi berikutnya dari sistem pertahanan udara dengan tiga jenis rudal yang berbeda yang mampu menghancurkan target udara pada jarak dekat hingga jarak yang sangat jauh. Dirilis Sputniknews 4/8/2017.
Berita Terbaru

    0 Comment "Indonesia Berminat Beli Su-35, Kemungkinan Beli Hingga 16 Pesawat"

    Posting Komentar