1 Skadron Jet Tempur T-50i Bakal Ditempatkan Di Kupang

Kupang – Markas Besar TNI Angkatan Udara (TNI-AU) menargetkan pada tahun 2022, satu skadron pesawat tempur tetap sudah bisa ditempatkan di Lanud El Tari Kupang, kata Komandan Lanud El Tari Kupang Kolonel Penerbang (Pnb) Ronny Moningka di Kupang.

“Penempatan satu skadron pesawat tempur di markas Lanud El Tari ini nantinya akan bersamaan dengan kenaikan tipe Lanud tersebut dari tipe B ke tipe A,” ujar  Kolonel Penerbang (Pnb) Ronny Moningka pada Jumat 4-8-2017  di Kupang, di sela-sela kegiatan Coffe Morning bersama sejumlah wartawan Kupang.
T-50i TNI AU
T-50i TNI AU
Kolonel Penerbang (Pnb) Ronny Moningka menjelaskan menyambut perubahan tipe Lanud dan akan didatangkannya 1 skadron pesawat tempur tersebut maka sekarang ini Lanud El Tari terus berbenah.

Hal tersebut terbukti dengan kembali dibangunnya 1 hangar khusus parkir bagi pesawat tempur yang nantinya akan ditempatkan di Lanud tersebut.

“Sekarang ini masih terus dilaksanakan pembangunan secara bertahap. Dan setiap tahun akan selalu ada pembangunan untuk mendukung perubahan tipe tersebut dan sekaligus penempatan pesawat-pesawat tempur di sini (Lanud El Tari),” jelas Komandan Lanud El Tari Kupang   .

Penempatan permanen pesawat tempur itu dilakukan mengingat NTT merupakan daerah perbatasan yang berbatasan dengan Australia dan Republik Demokrat Timor Leste. Artinya penempatan tersebut berkaitan dengan alasan pertahanan keamanan negara.

Terkait pesawat tempur jenis mana yang akan ditempatkan setelah berubah tipe ia mengatakan akan menempatkan pesawat-pesawat tempur sesuai dengan radius operasi di wilayah NTT.

Hingga saat ini ada tiga pesawat tempur jenis T-50i dan satu helikopter tempur yang tengah diparkir di hangar Markas Lanud El Tari Kupang.

Kehadiran 3 pesawat tempur buatan Korea Selatan dan 1 helikopter tempur tersebut adalah dalam rangka mengamanakn wilayah perbatasan Indonesia di NTT sekaligus menggelar kegiatan Kilat Badik 17 dan operasi lintas Cenderawasih.

“Proses pengamanan ini akan dilaksanakan sampai Kamis 24 Agustus 2017 nanti, baru kemudian 3 pesawat ini akan kembali ke markasnya di Lanud Iswahjudi,” jelas Komandan Lanud El Tari Kupang .

Dalam sehari, pengawasan yang dilakukan oleh 3 pesawat tempur itu sendiri dilakukan selama 3 kali dan waktunya tergantung dari para pilotnya. Dirilis Antara 4 -8-2017.

2 Comments

  1. TNI hrs menyiapkan strategi heli utk transportasi di kalimantan menggunakan jalur sungai, ditepian sungai sangat trategis utk barak2/pos prajurit TNI sbg transportasi (penghubung)maupun sbg pertahanan dan sangat menguntungkan karena dpt digunakan dua fungsi sbg jalur sungai prahu prajurit maupun jalur logistik heli prajurit. Semoga bermanfaat utk TNI maupun rakyat....... Salam.........

    BalasHapus
  2. Utk Kupang tempatkan kapal selam yg bisa menembak vertikal, T-50i dan roket2 jarak sedang/jauh kalau ada serta tempatkan Marinir+ Ton taipur Kostrad (kapal permukaan cepat). Sbg antisi pasi serangan balas ke lawan............

    BalasHapus