Pesawat Tempur Su-35 Pilihan Terbaik, Presiden Jokowi Setujui Pembelian SU-35

Moskow dan Jakarta akan menandatangani kontrak pada bulan April untuk pengiriman 10 pesawat tempur multirole Su-35 untuk menggantikan armada F-5 Tiger Indonesia, lapor Jakarta Globe Jumat. Indonesia saat ini masih memiliki 12 jet tempur F-5 yang sudah bertugas sejak tahun 1980.

“Kami membutuhkan satu skuadron jet, tetapi untuk tahap pertama akan membeli dulu 10 jet (Su-35),” kata Menteri Pertahanan Indonesia Ryamizard Ryacudu dikutip oleh The Jakarta Globe.

Pesawat tempur generasi 4 ++, Su-35 memiliki kemampuan supermanuver dan memiliki sebagian fitur pesawat tempur generasi 5, dilengkapi dengan avionik baru, radar modern dan mesin canggih.
Sukhoi SU-35
Sukhoi SU-35
Su-35 dapat mencapai trik yang luar biasa tanpa mengurangi kecepatan dan dapat terbang pada kecepatan 2400 km/jam, melampaui semua pesawat tempur di kelasnya. Su-35 dipersenjatai dengan kanon 30 mm, sejumlah besar rudal dan roket.

Pada bulan Januari, Menteri Perindustrian dan Perdagangan Rusia, Denis Manturov mengatakan ia berharap Rusia akan mempertahankan omset perdagangan dengan Indonesia pada tahun 2016 sekitar US$ 2 miliar.

Menurut Denis Manturov, ada proyek bilateral kedua negara di masa depan termasuk membangun galangan kapal di Indonesia. Rusia United Shipbuilding Corporation telah mengadakan pembicaraan dengan perusahaan Indonesia untuk kerjasama ini, kata Manturov.

Bulan lalu, seorang sumber di industri pertahanan Rusia mengatakan Indonesia berencana membeli empat pesawat amfibi Beriev Be-200 dari Rusia.

Kepala Staf Angkatan Udara Indonesia Agus Supriatna mengumumkan November lalu Jakarta ingin membeli pesawat amfibi buatan Rusia, setelah dua pesawat Be-200 tersebut membantu memerangi kebakaran hutan yang meluas di pulau Sumatra dan Kalimantan Indonesia tahun lalu.

Presiden Jokowi Setujui Pembelian Pesawat Tempur SU-35
Sukhoi SU-35
Sukhoi SU-35
Jakarta – Presiden Joko Widodo telah menyetujui pembelian pesawat tempur asal Rusia, Sukhoi SU-35. Hal itu disampaikan oleh Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu Balai Media Kementerian Pertahanan, Jakarta, Jumat, 4 Maret 2016. Meski demikian pembelian akan dilakukan secara bertahap.

“Kami pastikan dulu harga sebenarnya berapa. Kepastian akhir saat saya kunjungan kerja ke Moskow, Rusia, baru jelas,” ujar Menteri Pertahanan.

Tentang jumlah yang akan dibeli, Ryamizard mengatakan sama seperti rencana sebelumnya. “Pemerintah hanya akan membeli 8 sampai 10 pesawat Sukhoi SU-35 dulu, perawatan aset yang ada diutamakan,” ujarnya.

Menteri Pertahanan mengatakan jumlah itu cukup untuk saat ini, meski diketahui kebutuhan satu skadron TNI Angkatan Udara adalah 14-16 unit pesawat. Pesawat SU-35 akan menggantikan jet buru sergap F-5 Tiger yang telah uzur. “Yang itu sudah 30 tahun dipakai. Pilot yang naik juga jadi ragu ‘nanti jatuh tidak ya’,” ujar Ryamizard berkelakar.

Ryamizard akan berkunjung ke Moskow, akhir bulan ini, untuk menjadi pembicara dalam sebuah acara, sekaligus menandatangani kontrak pembelian dengan produsen pesawat Sukhoi SU-35.

Sejumlah situs alat pertahanan menyebutkan, harga satu pesawat Sukhoi SU-35, USD 50-70 juta, atau Rp 680-952 miliar, dengan kurs Rp 13.600 / dolar AS. (sputnik, tempo)
Berita Terbaru

    1 Response to "Pesawat Tempur Su-35 Pilihan Terbaik, Presiden Jokowi Setujui Pembelian SU-35"

    1. Ayo NKRI segera membeli pesawat SU-35 dari Rusia,sejarah telah membuktikan hubungan baik antara NKRI dan Rusia

      BalasHapus