Presiden Jokowi Berikan Sangsi Tegas Kepada TNI Dan Polri Jika Kebakaran Hutan Terulang Lagi Akan Dicopot Jabatannya

Jakarta – Presiden Joko Widodo mengancam copot pejabat TNI Polri dari yang tertinggi sampai ke jajaran paling bawah, jika kebakaran hutan terjadi tahun 2016

Dalam pengarahannya pada Rapat Koordinasi Nasional Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan tahun 2016, Presiden memaparkan ancaman pencopotan itu. Presiden mengatakan, tidak ingin kebakaran hutan dan lahan pada tahun 2015, terulang kembali di tahun ini. Presiden meminta setiap titik api yang muncul, langsung dipadamkan
Presiden Joko Widodo
Presiden Joko Widodo di Istana Negara (Photo: Detik.com)
.“Siapa yang harus bertanggung jawab, tadi sudah disampaikan Menko. Kalau saya di daerah, mumpung ada Panglima TNI, Kapolri di backup BNPB, yang namanya Pangdam, Kapolda, Danrem, Kapolres, Dandim sampai ke bawah Koramil, Polsek, semuanya harus digerakkan untuk mencegah ini,” ujar Presiden dalam arahannya, di Istana Negara, Jakarta, Senin, 18 Januari 2016.

Presiden mengingatkan, ada reward and punishment terkait masalah ini dan kebijakan ini berlaku untuk semua posisi, dari jajaran paling atas sampai rantai komando terbawah.

“Saya sudah janjian sama Kapolri dan Panglima TNI, reward and punishment. Yang terbakar semakin banyak semakin gede, sudah ganti saja, dicopot. Dari sini sampai ke bawah. Yang nggak ada, tentu saja dapat promosi,” tegas Presiden Jokowi.

Presiden tidak main-main soal ancamannya ini. Dia meminta, semua jajarannya kerja keras agar kebakaran hutan tidak terulang di 2016. TNI dan Polri perlu digerakkan, karena BNPB tidak memiliki pasukan.

“Yang punya pasukan di Panglima TNI, Kapolri, karena ada Koramil, Polsek. Gubernur backup anggaran, Bupati/Walikota backup anggaran,” jelas Jokowi.

Dalam rapat ini hadir seluruh jajaran TNI dan Polri di daerah-daerah yang terkena kebakaran hutan dan lahan pada 2015.

Menkopolhukam Luhut Binsar Pandjaitan melaporkan, jumlah lahan yang terbakar mencapai 2,6 juta hektar, pada tahun 2015. Daerah penyumbang terbesar kebakaran hutan dan lahan adalah Sumatera Selatan (24 persen), dan Kalimantan Tengah (22 persen). (viva.co.id)

0 Comment "Presiden Jokowi Berikan Sangsi Tegas Kepada TNI Dan Polri Jika Kebakaran Hutan Terulang Lagi Akan Dicopot Jabatannya"

Posting Komentar