Bom Meledak Di Kawasan Sarinah Jakarta 6 Orang Tewas

Bom Sarinah Jakarta
Bom Sarinah Jakarta
Teror bom terjadi di kawasan Sarinah, Jakarta Pusat, pada Kamis (14/1) siang. Sejumlah saksi mata mengatakan ada sekitar enam ledakan bom menguncang kawasan itu.

Seorang saksi mata, Irfan mengatakan ada enam ledakan yang terjadi di Menara Cakrawala. Ledakan pertama terjadi sekitar pukul 10.40 WIB dan terakhir terakhir terdengar 11.03 menit.

“Ada enam ledakan di sekitar depan gedung Menara Cakrawala. Selain itu ada tembak-tembakan juga,” ujarnya.

Ia mengatakan baku tembak terjadi di depan Sarinah. Selain itu Pos Polisi yang berada disana pun hancur terkena ledakan. Enam ledakan diduga berasal dari bom terdengar sampai radius 2 km terdengar di Jakarta Pusat.

Pusat ledakan di kawasan Sarinah, Jl Thamrin, pada Kamis (14/1). Ledakan pertama terdengar pukul 10.40 WIB, sedangkan ledakan kedua terdengar sekitar pukul 10.50 WIB, ledakan ketiga pukulk 10.56, ledakan keempat pukul 11.58, ledakan kelima pukul 11.00 WIB, dan ledakan terakhir pukul 10.02 WIB.

Tiga Polisi dan Tiga Warga Sipil Tewas
Bom Sarinah Jakarta
Bom sarinah jakarta
Kadiv Humas Polri Irjen Anton Charliyan mengatakan, hingga saat ini terdata sebanyak enam orang tewas dalam aksi teror bom dan penyerangan di wilayah Sarinah, Jakarta Pusat.

“Sementara ini ada tiga orang yang terdiri dari tiga orang polisi dan tiga orang sipil,” ujarnya, Kamis (14/1).

Ia melanjutkan, kini petugas masih melakukan penyisiran untuk mengejar pelaku. Petugas juga mengamankan lokasi sekitar dan mengevakuasi warga dari sekitar lokasi kejadian.

“Petugas masih melakukan penyisiran karena diduga masih ada pelaku yang bersembunyi di sekitar lokasi,” katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, enam ledakan menguncang wilayah Sarinah, Jakarta Pusat. Selain ledakan, aksi baku tembak antara polisi dan kelompok pelaku juga terjadi.

Pelaku masih dalam penyelidikan
Bom Sarinah Jakarta
Bom sarinah jakarta
Bom meledak di Pos Polisi Sarinah, Thamrin, Jakarta Pusat. Mengakibatkan enam orang meninggal dunia, setidaknya sampai saat artikel ini dimuat.

Masih simpang siur tentang siapa dan berapa jumlah pelaku pengeboman. Dari Info yang di dapatkan, pelaku diperkirakan berjumlah tiga orang. Ketiganya menggunakan rompi, berambut keriting, berbadan kurus dan berusia muda, namun ada seorang pria berpakaian putih misterius yang melepaskan beberapa tembakan.

Setelah melepaskan beberapa tembakan pelaku kabur ke gedung Anex dan diperkirakan masih ada yang berada di Jakarta Theatre Sarinah.

Disamping enam korban tewas, ada 7 korban luka yang dirawat di RSPAD Gatot Subroto, 2 dari Kepolisian, 3 WNI dan 2 WNA. Saat ini Polisi masih menyisir lokasi peledakan bom di Jalan Thamrin.

Empat orang pelaku berhasil dilumpuhkan
Bom Sarinah Jakarta
Sejumlah polisi saat terlibat baku tembak dengan pelaku pemboman kawasan Sarinah
Polisi berhasil melumpuhkan empat pelaku peledakan bom di kawasan Sarinah, jakarta Pusat. Keempat pelaku dilumpuhkan dalam kondisi tewas.

“Seluruh pelaku berjumlah 4 orang berhasil dilumpuhkan dalam kondisi mati. Tidak ada lagi pelaku di lokasi,” tegas Kabid HumasPolda Metro Jaya,Kombes Pol Mohammad Iqbal dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (14/1/2015).

Iqbal juga membantah masih ada dua pelaku yang melarikan diri ke Gedung Skyline.

“Sudah tidak ada lagi pelaku di lokasi,” tegas Iqbal.

Selain menewaskan empat pelaku, bom juga menewaskan tiga orang lainnya yang berasal dari petugas kepolisian dan warga sipil.

Bom juga mengakibatkan beberapa warga mengalami luka akibat terkena serpihan bom.

Kronologi Tewasnya Para Pelaku teror bom
Bom Sarinah Jakarta
Bom Sarinah Jakarta
Polisi berhasil melumpuhkan 4 pelaku teror terkait ledakan di Pos Polisi MH Thamrin. Saat proses penyergapan, polisi sempat mendapat perlawanan berupa tembakan dan lemparan bom.

Kapolsek Gambir AKBP Susatyo Purnomo yang ikut terlibat dalam proses baku tembak mengisahkan proses baku tembak dengan para pelaku di Gedung Cakrawala, Jl MH Thamrin, Kamis (14/1/2016), pukul 11.20 WIB, berikut penjelasannya:

Begitu kami di lokasi bersama tim UPS, mobil kami langsung dilempar bom dan langsung ditembaki. Kami pun melawan dan kemudian menjadi baku tembak. Saat di lokasi, ada Saya, Karo Ops Polda Metro Kombes Martuani, Kabag Ops Polres Jakpus AKBP Susatyo Purnomo dan Kapolsek Menteng, AKBP Dedi Tabrani.

Setelah itu ada anggota Polair yang melintas juga ikut baku tembak bersama kami. Setelah itu kami terus bertahan menunggu personel lainnya sambil menahan tembakan di balik mobil. Hasilnya dua proyektil peluru bersarang di mobil Karo Ops Kombes Martuani.

Sedangkan kondisi saat ini, petugas sedang melakukan olah TKP di Pos Polisi MH Thamrin. Kondisi di sana sudah tidak begitu ketat karena para pelaku yang berjumlah 4 orang sudah berhasil dilumpuhkan.

Jumlah korban dalam serangkaian teror di Sarinah mencapai 24 orang
Bom Sarinah Jakarta
Bom Sarinah Jakarta
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Mohammad Iqbal menyatakan, jumlah korban dalam serangkaian teror di Sarinah mencapai 24 orang. Sebanyak lima orang teroris berhasil dilumpuhkan.

“Jadi, total korban 24 orang, tujuh di antaranya tewas,” kata Iqbal di Jakarta, Kamis (14/1/2016).

Iqbal melanjutkan, tujuh orang yang tewas terdiri dari lima orang pelaku dan dua warga sipil. Adapun dua warga sipil yang tewas terdiri dari satu orang WNA dan satu orang WNI.

“Untuk anggota kepolisian, tidak ada yang meninggal. Ada satu yang alami luka berat,” ujar Iqbal.

Sebagian besar korban telah dilarikan dan dirawat ke Rumah Sakit Polri dan RSPAD Gatot Subroto.

Ada bom lain yang lebih besar
Bom Sarinah Jakarta
Bom Sarinah Jakarta
Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Anton Charliyan, mengatakan ada sejumlah barang bukti yang disita polisi dari pelaku teror.

“Ada barang bukti bom lebih besar. Kalau bom itu meledak kami tidak tahu dampaknya, karena kekuatannya cukup besar,” ujar Anton kepada wartawan di Mabes Polri, Kamis (14/1/2016).

Anton memastikan pelaku berjumlah lima orang dan semuanya bisa dilumpuhkan dan satu di antaranya adalah warga negara asing.

Dalam serangan teror yang berlangsung sebelum tepat pukul 11.00 WIB, Anton memastikan sementara ini sembilan orang meninggal dunia dan 19 orang luka-luka, sehingga total korban 26 orang.

“Ini bisa jumlah bertambah atau berkurang. Mudah-mudahan jangan bertambah lagi, cukup ini saja,” sambung Anton. (kompas.com, tribunnews.com, detik.com, republika.co.id)

Video amatir detik-detik bom meledak

video

0 Comment "Bom Meledak Di Kawasan Sarinah Jakarta 6 Orang Tewas"

Posting Komentar