Singapura Akan Upgrade F-16 Besar-besaran

RSAF F-16 Singapore
RSAF F-16 Singapura
Singapura akan meng-upgrade besar-besaran armada F-16 miliknya. Upgrade tersebut meliputi pemasangan perangkat identifikasi teman atau musuh AN / APX-126, rel peluncur rudal terbaru LAU-129 dan 50 Joint Helmet Mounted Cueing Systems (JHMCS), dan upgrade paling signifikan yang akan mendongkrak kemampuan F-16 adalah pemasangan radar canggih AESA AN/APG-83.

Singapura mungkin menyatakan upgrade ini telah lama direncanakan dan hal biasa yang harus dilakukan untuk menyesuaikannya dengan perkembangan teknologi, namun sebenarnya ada beberapa analisa menarik yang bisa disimpulkan dari upgrade F-16 Singapura, yang menghabiskan anggaran hampir US$ 1 milyar itu.

Singapura sudah terlanjur membeli pesawat tempur baru F-35 yang sangat mahal. pesawat yang sebenarnya bisa menjadi kartu As penting bagi Angkatan Udara Singapura. Namun karena terkendala oleh berbagai masalah teknis, pembengkakan biaya dan keterlambatan, membuat Singapura harus mencari cara lain untuk menutupi kemunduran jadwal tersebut.

Untuk membeli pesawat tempur alternatif lain seperti yang dilakukan Australia dengan pembelian Super Hornet, juga tidak mungkin untuk saat ini. Singapura terkendala oleh minimnya personel dan terbatasnya hanggar penyimpanan pesawat dan ruang udaranya. Membuat langkah upgrade adalah cara yang lebih hemat dan realistis.

Satu hal paling menarik adalah upaya Singapura untuk tetap membuat kekuatan udaranya paling unggul di kawasan. Selama ini Singapura menutupi minimnya jumlah personel militer dan kecilnya wilayah negaranya dengan kecanggihan peralatan militernya yang luar biasa.

Peningkatan pertumbuhan ekonomi di Asia beberapa waktu lalu membuat beberapa Negara di kawasan ini meningkatkan anggaran pertahanannya, terutama di sektor laut dan udara. Indonesia sebagai tetangga terdekat juga meningkatkan anggaran militernya yang stagnan selama satu dekade akibat krisis ekonomi yang pernah melandanya.

Indonesia sedang dalam proses menunggu kedatangan 24 pesawat tempur F-16 25ID dari AS dan berencana mendatangkan pesawat tempur Su-35 dari Rusia, pesawat tempur yang sebenarnya masih penuh misteri kemampuannya. Pembelian Su-35 inilah yang diperkirakan akan mengganggu dominasi kekuatan udara Singapura di kawasan.

Sebenarnya pembelian Su-35 ini sudah diprediksi lama oleh Negara-negara tertentu, termasuk Singapura. Setelah Indonesia membeli 24 pesawat F-16 Blok 25ID refurbhised dari AS, langkah Indonesia berikutnya sudah dipastikan akan membeli pesawat tempur dari rusia, terutama untuk menyeimbangkan jumlah pesawat tempur dari Barat dan Rusia yang dimilikinya.

Singapura saat ini mengoperasikan 20 pesawat tempur F-16C dan 40 F-16D Block 52/52 dan 40 F-15SG. Bagaimanapun juga upgrade F-16 ini diakui atau tidak, tetap akan menjadikan Singapura sebagai negara dengan kekuatan udara paling unggul di kawasan Asia tenggara. (jakartagreater)
Berita Terbaru

    0 Comment "Singapura Akan Upgrade F-16 Besar-besaran"

    Posting Komentar