Operasi Gabungan Camar Maleo Berhasil Membongkar Persembunyian Kelompok Teroris Santoso

Gembong teroris Santoso
Gembong teroris Santoso (tengah)
Operasi gabungan pencarian kelompok teroris pimpinan Santoso di Poso Sulawesi Tengah berhasil membongkar tempat persembunyian kelompok tersebut.

“Sudah kami lakukan operasi dan kami sudah temukan lokasi. Ada 10 gubug, tempat tinggal mereka di atas gunung,” ujar Kepala Kepolisian RI, Badrodin Haiti.

Menurut dia, saat ini tempat persembunyian itu telah ditinggalkan kelompok Santoso cs. Di sana, lanjut dia, pihaknya mengamankan sejumlah benda dan barang-barang lain yang diduga merupakan bahan untuk merakit peledak.

“Kita juga temukan satu jasad pria dewasa di salah satu lokasi, dan ini masih dalam proses indentivikasi,” jelasnya.

Badrodin mengatakan, kelompok teroris pimpinan Santoso acap kali berpindah-pindah tempat. Hal ini juga yang menyulitkan pihaknya untuk melacak kelompok tersebut.

Tak hanya itu, kelompok tersebut juga beberapa kali melarikan diri dari pengintaian dan pengejaran yang dilakukan TNI, Polri dan Badan Intelijen Nasional. Namun dari 10 tempat persembunyian yang didapat, pihaknya telah mendapatkan beberapa petunjuk

“Kami masih kejar. Sepertinya mereka lari sebelum pasukan kami datang. Kami akan terus lakukan perburuan,” tutup Badrodin.

Sebelumnya operasi gabungan yang diberi nama operasi Camar Maleo sempat mendapatkan serangan bersenjata yang diduga dilakukan oleh kelompok Santoso saat melakukan patroli di kawasan perbukitan di Poso.

Dari serangan tersebut, salah satu anggota TNI, Serka Sainudin tewas tertembak saat melakukan serangan balasan. Sainudin tewas di Dusun Gayatri, Desa Meranda kecamatan Poso Pesisir Utara, Kabupaten Pos, KM 6-7 setelah mengalami luka tembak di bagian kepala.
Berita Terbaru

    0 Comment "Operasi Gabungan Camar Maleo Berhasil Membongkar Persembunyian Kelompok Teroris Santoso"

    Posting Komentar