Korea Selatan Akan Batalkan Pembelian F-35 Jika AS Menolak Transfer Teknologi Untuk KF-X

KF-X IF-X Fighter X-periment
KF-X IF-X Fighter X-periment
Pemerintah Korea Selatan menghadapi tekanan untuk mengulang dari awal program pengembangan jet tempur KF-X dan membatalkan kesepakatan dengan Lockheed Martin untuk membeli pesawat siluman F-35.

Beberapa politisi dan kritikus menyatakan tampaknya hampir mustahil bagi Korsel untuk mengembangkan jet tempur sendiri tepat waktu pada tahun 2025 karena ketidakpastian pada transfer teknologi dari Washington.

“Ini bukan keputusan yang mudah untuk membatalkan kesepakatan pembelian F-35, tetapi gagasan ini layak dipertimbangkan jika Korea gagal mendapatkan teknologi dari AS,” kata Kim Kwang-jin, tokoh oposisi utama dari partai New Politics Alliance for Democracy (NPAD) kepada Korea Times.

Korea mempertimbangkan dua langkah yang bisa diambil jika AS menolak transfer 24 teknologi penerbangannya.

Langkah pertama, Korea bisa membatalkan kesepakatan pembelian F-35, Defense Acquisition Program Administration (DAPA) memperkirakan Pemerintah harus membayar biaya pembatalan sekitar US$ 1,2 miliar. Jumlah tersebut masih belum pasti karena membutuhkan waktu lama untuk menghitungnya secara rinci.

Langkah kedua, DAPA mempertimbangkan bisa mengurangi jumlah F-35 yang akan dibeli dari 40 menjadi 20 pesawat saja. “Total biaya diperkirakan bisa turun sebesar sepertiga ,” kata seorang pejabat DAPA.

Transfer 25 teknologi termasuk dalam kesepakatan sebagai imbalan dari pembelian 40 pesawat siluman F-35 sebesar 7,3 triliun won (US$ 6.3 milyar).

Bisa jadi AS tidak terlalu senang dengan program pembangunan jet tempur KF-X Korea, AS mengkhawatirkan KF-X akan menjadi pesaing pesawat tempur buatannya dan kemungkinan penurunan ketergantungan sekutunya pada peralatan perang dari Washington. (Korea Times)
Berita Terbaru

    0 Comment "Korea Selatan Akan Batalkan Pembelian F-35 Jika AS Menolak Transfer Teknologi Untuk KF-X"

    Posting Komentar