Pengembangan Medium Tank Nasional PT Pindad dan FNSS Turki

Tank Medium Pindad
Prototype Tank Medium TNI AD
Pro kontra akankah medium tank nasional jadi dibangun semakin terang dan memberi harapan positif. Pussenkav selaku user dari tank nasional ini, menginginkan tank kelas medium. Tank kelas ini akan memiliki bobot 30 sampai 35 ton. Kanonnya dalam rentang 105-120 mm.

Kekhawatiran tidak dibangunnya medium tank, muncul setelah beberapa waktu ke belakang, PT Pindad mengatakan akan membangun tank di kelas 20 sampai 22,5 ton. Kekhawatiran semakin menguat, setelah Pindad memunculkan prototype tank SBS di Indodefence, November 2014, di Monas, Jakarta. Kalau tank SBS yang dibangun, berarti fungsi tank ini lebih kepada fire support atau bantuan tempur, dengan fokus utama pasukan kepada kekuatan infanteri.

Namun, jika terjadi perang. Katakanlah pasukan negara asing menempatkan main battle tanknya menguasai wilayah strategis di Kalimantan Timur atau Barat. Akankah pasukan infanteri yang dibantu light tank bisa melawannya ?. Tampaknya bukan lawan yang sepadan.

Dengan hadirnya MBT Leopard 2 dan IFV Marder, menghadirkan modernisasi dalam formasi tempur TNI AD. Posisi MBT Leopard dan IFV Marder, bukan lagi bantuan tempur, melainkan pasukan pendobrak/pemukul. Namun, saat ini jumlahnya masih terbatas.
Konsep Medium Tank
Konsep Medium Tank Pussenkav dalam Pameran di Monas, Nov, 2014 (photo: Toruwijaya/Formil Kaskus).
Konsep Medium Tank Pussenkav
Konsep Medium Tank Pussenkav dalam Pameran di Monas, Nov, 2014 (photo: Toruwijaya/Formil Kaskus).
Konsep Medium Tank Pussenkav TNI
Konsep Medium Tank Pussenkav dalam Pameran di Monas, Nov, 2014 (photo: Toruwijaya/Formil Kaskus).
Konsep Medium Tank Pussenkav TNI
Konsep Medium Tank Pussenkav dalam Pameran di Monas, Nov, 2014 (photo: Toruwijaya/Formil Kaskus).
Medium tank yang diinginkan Pussenkav ini akan dikerjakan oleh PT Pindad dan FNSS Turki. Di saat yang sama, FNSS Turki sedang terpukul di dalam negeri, setelah saingannya Otokar memunculkan main battle tank Altay dan akan ekspor perdana ke Oman.

FNSS Turki yang merupakan rival dari Otokar, tentu ingin berbuat sesuatu agar memiliki ruang hidup, seperti halnya Otokar, yang ruang hidupnya semakin besar setelah berhasil membuat MBT Altay.

Saat ini banyak negara yang tertarik mengembangkan medium tank dengan fire power yang kuat, sepeti Tank Anders Polandia, TAM Argentina ataupun CV90120. Peluang ini harus bisa dimanfaatkan PT Pindad yang bekerjasama dengan FNSS Turki.

Berbeda dengan light tank SBS yang prototypenya telah diluncurkan Pindad, maka medium tank ini belum diketahui model atau desainnya. (JKGR)

0 Comment "Pengembangan Medium Tank Nasional PT Pindad dan FNSS Turki"

Posting Komentar