Evolusi Panser Canon PT Pindad

Pindad akhirnya memberitakan ke media akan meluncurkan panser barunya yang mengusung canon kaliber 90 mm bulan november ini pada acara Indodefence 2014 di Jakarta. Beberapa tahun lalu Pindad pernah meluncurkan panser canon pada acara yang sama pameran militer Indonesia tahun 2008 dengan menampilkan panser yang bukan lagi mengangkut personil tapi mengusung canon/kubah senjata kaliber 90 mm. Pada penampilan pertama Pindad mengusung turet senjata canon tank Scorpion buatan Inggris dan memukau publik maupun jajaran TNI.

Berselang beberapa tahun, kembali PT Pindad selaku salah satu tulang punggung industri pertahanan dalam negeri telah berhasil membuat prototype panser dengan dilengkapi Canon Cockerill 90 mm serta sistem kubah senjata CSE-90 Mk III buatan CMI Defense, Belgia, yang menjadikan panser ini lebih garang dan mempunyai efek penghancur.

Canon yang memiliki panjang laras 3,248 m ini juga mampu menembakkan beragam jenis amunisi mulai dari HET, HEAT-T hingga HESH-T. Tidak hanya sampai disitu Panser ini juga dilengkapi senapan mesin kaliber 7,62 mm yang terpasang dalam posisi segaris dengan senjata utama pada kubah utama, yang berfungsi untuk menghajar pasukan infantri musuh. Tak ketinggalan juga sebagai perlengkapan tambahan terdapat tabung pelontar granat asap kaliber 66 mm. Adapun sebagai special equipment untuk mendukung panser di medan pertempuran diantaranya piranti penglihatan malam (night vision gogle / NVG), dengan adanya perangkat ini, membuat panser canon mampu diajak berduel di medan tempur pada malam hari.

Racikan dari Negeri Ginseng
Prototipe Panser Canon Pindad [Audrey]

Setelah ada pembelian panser dari Korea Selatan sebanyak 22 unit, yang sebagian di rakit PT Pindad, kembali Perusahaaan asal Bandung ini membuat terobosan baru berupa inovasi panser canon dengan bentuk sedikit ada perubahan pada turet canonnya. Bila sebelumnya panser mengadopsi konsep turet/kubah senjata tank Scorpion, kini dengan ilmu tambahan merubah penampilannya dengan turet panser Tarantula, Korea Selatan.

Dari gambar terlihat bentuk yang lebih kokoh dibadingkan sebelumnya. Karena Belum ada berita resmi, maka belum diketahui perubahan apa saja yang diusung panser Pindad yang baru ini.

Penampakan Panser Canon terbaru Pindad
Biarkan Gambar yang berbicara, Berikut penampakan Panser Pindad Canon terbaru dari sumber Windu Paramarta dan tweet militer yang diposkan kaskuser.







4 Comments

  1. Bentuk body bagian depan masih tampak kaku & kurang aerodynamis, bahkan pd bagian tsb di depan bagian roda tampak kurang tinggi, sehingga sangat menghambat gerak roda depan dalam menghadapi medan ekstrem.

    Pada sisi lain, penutup/pelindung pengemudi saat dibuka sangat menghalangi putaran turet.

    Demikian advice sy...thx

    BalasHapus
    Balasan
    1. Panser ini kan evolusi dari panser anoa, saya kira bentuk bagian depannya sama seperti body milik panser anoa APC, jadi menurut saya tidak jadi masalah, semua bentuk dan rancangannya didesain para insinyur/ahli pindad segala sesuatunya pasti sudah dihitung sacara matang, biarpun terjun di medan sulit sekalipun

      Hapus
    2. serahkan pada ahlinya....mereka sudah tahu tanpa harus diberitahu oleh kita-kita yang awam dan di luar tim mereka

      Hapus
  2. #kamerad: waaoowww.. Kereeenn.. Mendingan ini drpd tarantula..!!

    BalasHapus