Indonesia Mendatangkan Meriam 155 Caesar buatan Prancis

Meriam 155mm Caesar

Kepala Staf TNI AD Jenderal Pramono Edhie Wibowo sedang mendatangkan meriam 155mm Caesar buatan Prancis, serta laras panjang lainnya, untuk pasukan Kodam XII/Tanjungpura, dalam menjaga perbatasan dengan Malaysia di Kalimantan Barat.

Untuk tahap awal, Kodam XII/Tanjungpura akan dilengkapi satu Batalyon Altileri Medan dengan mengusung sekitar 30 meriam 155mm Caesar. Hal ini disampaikan KASAD saat mengunjungi Makodam XII/Tanjungpura, Pontianak.

Meriam 155mm Caesar adalah self-propelled howitzer bergerak, yang dipasang di atas truk Unimog 6×6. Dengan pengisian proyektil otomatis, meriam 155mm ini siap menembakkan 18 munisi dalam hitungan menit.
Howitzer 155mm Caesar

Howitzer Caesar dioperasikan oleh 3 hingga 5 kru dan bisa diangkut pesawat C130 Hercules untuk digerakkan dengan cepat. Di jalan beraspal, howitzer ini melaju hingga kecepatan 100 km/ jam. Sementara di medan off-road 50km/jam. Meriam otomatis ini memiliki jarak tembak 42 km (munisi ERFB) atau 50 km untuk munisi roket

Batalyon Armed Caesar 155mm, bertugas sebagai supporting Batalyon Kavaleri yang membawa MBT Leopard 2A6. Pada tahap awal Kavaleri ini akan diperkuat 40 MBT Leopard 2, dipadukan dengan puluhan light tank lainnya. Batalyon kavaleri ini akan ditempatkan di kabupaten Bengkayang.
Kodam XII/Tanjungpura bertugas mengamankan wilayah Kalimantan Barat dan Tengah. Sementara Kodam VI/Mulawarman menjaga wilayah Kalimantan Timur dan Selatan.

Untuk mengamankan perbatasan Kalimantan Timur, Kodam VI Mulawarman akan dilengkapi peluncur roket multi laras MLRS. Kini Kodam Mulawarman sedang membangun pangkalan MLRS di wilayah Berau Kalimantan Timur. MLRS yang akan mereka gunakan kemungkinan HIMARS dan Roket Pindad.



Sumber: JakartaGreater

0 Comment "Indonesia Mendatangkan Meriam 155 Caesar buatan Prancis"

Posting Komentar